Kamis, 22 Maret 2012

Daftar Pemain Sepakbola Dunia Beragama Islam

Di tengah hiruk-pikuk dunia sepakbola Eropa yang didominasi kaum kristiani, ternyata banyak juga pemain sepak bola yang memeluk agama Islam. Kita sering menonton Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia

namun kadang-kadang kita tidak tahu diantara mereka banyak juga yang beraga islam.
Mereka semua ada yang alim banget lho. taat beribadah, ama sering berdoa ke Allah SWT. Contohnya saja, Samir Nasri, Karim Benzema, Hatem Ben Arfa, Aaron Winter, Zidane, Nicolas Anelka, Frank Ribery, Djibril Cisse.
Tapi, meskipun beberapa dari mereka bukan muslim yang taat, mereka masih sempet megang teguh syariat Islam.
- Phillipe Troussier : Mantan pemain Perancis yang terkenal, juga pelatih tim Nasional jepang. Hidup di Maroko. merubah namanya menjadi Umar, dengan istri yang bernama dominique yang berubah menjadi aminah (setelah menjadi Muslimah). mengadopsi 2 anak Maroko. Lahir sebagai muslim, dan bersekolah disekolah anak-anak muslim. lalu murtad menjadi kristiani demi neneknya yang membesarkannya. lalu kemudian kembali menjadi muslim.
- Stephen Appiah : Sempat bingung di awal karirnya di Italia karena sulit menemukan makanan yang halal.
- Frederic Kanoute : sempat menolak memakai kostum klub yang disponsori rumah judi bahkan hingga ditutupi. Belakangan setelah berkonsultasi dengan penasehat spiritualnya dia melunak. Karena sponsor klubnya menjanjikan bahwa sebagian keuntungan digunakan untuk sosial.
- Rami Shaaban : mengaku hidup dengan panduan Al Quran. Kiper timnas Swedia ini senantiasa melafalkan beberapa ayat sebelum bertanding.
- Kolo Toure : merasa sebagai seorang muslim dia harus menghormati orang lain. Kesuksesan dirinya selalu disebutnya berkat doanya kepada Allah.
- Frank Ribery : mengakui bahwa Islam adalah sumber kekuatannnya di dalam dan di luar lapangan. Terutama ketika ia sempat mengalami masa sulit dalam karir dan ia menemukan Islam yang memberi kedamaian.
Berikut ini Daftar Lengkap Pemain Bola Dunia yang Beragama Islam.
- Kolo & Yaya Toure (Manchester City)
- Nicholas anelka (Klub Shangai China)
- Mohammed ‘Momo’ Sissoko (Juventus)
- Ahmed ‘Mido’ Hossam (Zamalek)
- Hossam Ghaly (Saudi Al Nassr)
- Franck Riberry (Bayern Muenchen)
- Hamit & Halil Antiltop (Bayern Muenchen & Shalke 04)
- Frederik Kanoute (Sevilla)
- Mahamaddou Diarra (Real Madrid)
- Eric Abidal (Barcelona)
- Nuri Sahin (Real Madrid)
- Sulley Ali Muntari (Pompey)
- Zlatan Ibrahimovic (Inter)
- Hassan “Brazzo” Salihamidzic (Juventus)
- Khalid Boulahrouz (Sevilla)
- Salomon Kalou (Chelsea)
- El-Hadji Diouf (Bolton)
- Diomanssy Kamara (Fulham)
- Mohammed Kallon (Al-Ittihad ext. Inter & Monaco)
- Thiery Henry (New York Red Bulls)
- Lilian Thuram (Perancis)
- Lassana Diarra (Real Madrid)
- Karim Benzema (Madrid/Perancis)
- Samir Nasri (Man City)
- Hatem Ben Arfa (Lyon)
Pelatih Sepak Bola Muslim
- Bruno Metsu (mantan pelatih Senegal)
- Phillipe ‘Omar’ Trousier (mantan pelatih Jepang).
Hidup di tengah glamornya industri sepakbola, banyak pebola muslim di Eropa yang tetap beribadah. Mereka juga hidup sesuai dengan ajaran Islam. Hal itu menjadi kunci rahasia kenapa jarang pesepakbola Muslim yang disorot kehidupan pribadinya bermasalah. Itu juga yang membuat permainan mereka cenderung stabil dan emosi di lapangan senantiasa terjaga.
Ternyata menarik juga kalo mencari tahu seputar kehidupan pebola Muslim di Eropa. Meski sangat sulit karena rata-rata mengaku bahwa agama adalah hal yang bersifat pribadi dan tidak ingin dipublikasi. Tapi setidaknya, mereka bisa menjadi contoh dan kebanggaan bagi ummat Islam. Juga menjadi andalan untuk menghapus stereotipe buruk barat tentang Islam.
Ada juga peraturan baru federasi sepak bola jerman tentang pemain muslim, berikut peraturan barunya:
Jika seorang pemain bola harus bertanding di bawah kontrak yang merupakan satu-satunya sumber penghasilannya, dan jika dia harus memainkan pertandingan tersebut
selama bulan Ramadan, serta jika berpuasa akan mempengaruhi kinerjanya dalam bermain bola, maka pemain bola muslim tersebut dapat membatalkan puasanya atau tidak berpuasa.
Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian mendukung fatwa tersebut. Pemain bola profesional Muslim wajib berpuasa di saat-saat ketika mereka tidak ada pertandingan, dan begitu seterusnya untuk menaati perintah Allah dan menghormati kehormatan bulan suci Ramadhan,” jelas sekretaris umum Dewan Pusat Muslim, Aiman Mazyek yang juga menambahkan bahwa menjaga tubuh tetap sehat, memainkan peran penting dalam Islam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar


Jangan Lupa Tinggalkan Jejak (Like & Coment)