Sabtu, 31 Desember 2011

Rumah Adat Galela (Bangsaha)

Rumah adat Galela yang bernama Bangsaha berasal dari kata “Bangi ma soha” artinya alas atau dasar bangunan. Rumah ini berbentuk delapan sudut dengan ornament ukiran binatang pada mafana (bumbungan) dan tiang-tiangnya. Pemahaman masyarakat Galela yang bermukim di daerah pedalaman (hoana morodina) masih sama dengan masyarakat Tobaru, hanya fungsi rumah ini selain penyelesaian pelanggaran adat juga sebagai rumah pertama yang dibangun oleh masyarakat ketika menempati sebuah kampung (goge). Sehingga setiap hasil usaha perdana seperti membangun rumah atau panen, selalu dilakukan upacara adat di dalam bangsaha.
Sedangkan masyarakat Galela luar yang bermukim di pesisir (Hoana morodai) rumah adatnya tetap berbentuk segi delapan, namun ornamennya menggunakan ukiran perahu pada tiap mafana rumah dan tiang-tiangnya. Pemahaman masyarakat Galela luar lebih menempatkan bangsaha sebagai tempat pertemuan untuk kepentingan bersama (bari) dan usaha bersama (jojobo). Rumah adat Bangsaha di Galela sering juga disebut Sibualamo artinya sabua besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar


Jangan Lupa Tinggalkan Jejak (Like & Coment)