Minggu, 25 Maret 2012

PENGERTIAN KOTA

Pengertian-Pengertian Kota Menurut Para Ahli :
1. Menurut SMSAI (Standard Metropolitan Statistical Area) USA – Canada
Kota memiliki beberapa kriteria sebagai berikut :
· Penduduk 50.000 jiwa atau gabungan 2 kota dengan total penduduk 50.000 jiwa.
· Gabungan kota-kota kecil dengan masing-masing jumlah penduduknya @ 15.000 jiwa.
· Menunjukan hubungan antara aspek ekonomi dan sosial.
· 75 % penduduknya bekerja di sektor non pertanian.
· Mayoritas penduduk bekerja di kota.
· Kepadatan penduduk 150 jiwa/mil atau 375 jiwa/Ha.
2. Menurut Ir. Sutami (1976)
Kota dipandang sebagai Koldip (Koleksi, Distribusi dan Produksi).
3. National Urban Development Strategi (NUDS), 1985
Kota sebagai pusat pelayanan kegiatan produksi, distribusi dan jasa-jasa yang mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.
4. Djoko Sujarto (1992)
Kota memiliki pengertian sebagai berikut :
· Demografis
Pemusatan penduduk tinggi dengan kepadatan tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya.
· Sosiologis
Adanya sifat heterogen, budaya – urbanisasi yang mendominasi budaya desa.
· Ekonomis
Adanya proporsi lapangan pekerjaan yang dominan di sekitar non pertanian seperti industri, pelayanan jasa, transport dan pedagang.
· Fisik
Dominasi wilayah terbangun dan struktur binaan.
· Administrasi
Suatu wilayah wewenang yang dibatasi oleh suatu wilayah yuridikasi yang ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku.
5. Bhudy Tjahyati Soegiyoko (1999)
· Kota sebagai pusat pelayanan jasa, produksi, distribusi, serta pintu gerbang atau simpul transportasi bagi kawasan permukiman dan wilayah produksi sekitarnya.
· Sebagai tempat tinggal sebagian besar penduduk kota, setiap tahunnya selalu bertambah jumlahnya.
4 Stage Utama Perkembangan Kota :
1. Sair – Wagon Epoch (masa kapal wagon)
Mulai berkembangnya kota ini tumbuh dipengaruhi oleh sarana transportasi yang melewatinya. Dimulai dari kota : New York – Boston, Philadelphia – Atlantic.
2. Iron – Horse Epoch
Dimulai dari kota : Claveland, Detroit, Chicago, St. Louis, New Orleans, New York. Mulai dari adanya pemanfaatan teknologi secara sederhana yang terbuat dari besi dan adanya tempat pemberhentian kota.
3. Steel – Rail Epoch
Dimulai dari kota : Seatle, Los Angeles, Dallas, Michigan, Ohio, Pensylviana. Ditandai dengan sudah adanya kemajuan dalam pemanfaatan jaringan kereta (rail network), karena sudah adanya pemanfaatan baja dalam kinerjanya, serta perkembangan percampuran antara kebudayaan, kehutanan, dan sumber-sumber mineral.
4. Auto –Air, Amenity Epoch
Fungsi Kota adalah :
1. Pusat Produksi
2. Pusat Perdagangan (pemerintahan)
3. Pusat Pendidikan
4. Pusat Kebudayaan
5. Pusat Agama
6. Pusat Kesehatan
Fungsi Kota Menurut NUDS :
1. Hinterland Service
Memberikan pelayanan terhadap wilayah belakangnya berupa pedesaan, fungsi ini terutama berkaitan dengan ekonomi yang ditujukan dengan adanya kegiatan pemasaran produksi, distribusi barang-barang kebutuhan, pelayanan sosial dan jasa.
2. interrigional Communication
terciptanya hubungan antar wilayah seperti kota yang memegang peranan khusus dalam mengumpulkan barang-barang produksi yang kemudian disalurkan ke wilayah lain atau ekspor seperti kota mempunyai fasilitas pelabuhan.
3. good Processing
merupakan kedudukan pabrik-pabrik yang mengolah bahan mentah untuk menjadi barang jadi. Hampir semua kota mempunyai kegiatan industri, namun fungsi ini cenderung berkonsentrasi di kota atau dekat kota yang lebih besar.
4. Residential Sub Centre
Merupakan sub-sub permukiman yaitu sebagai tempat tinggal bagi penduduk yang terkait dengan kegiatan di kota-kota utama yang besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar


Jangan Lupa Tinggalkan Jejak (Like & Coment)